Tugas Mandiri 14

 A05-Rizki Juni Feraro

LAPORAN SIMBIOSIS INDUSTRI SEDERHANA

1. Lokasi Pengamatan

Lokasi pengamatan adalah sebuah usaha katering skala kecil-menengah yang melayani pesanan makan siang, nasi box, dan konsumsi acara. Aktivitas utama meliputi pengolahan bahan mentah (sayur, ayam, ikan, beras), memasak, pengemasan, dan pencucian alat makan. Lingkungan dapur menghasilkan berbagai jenis sisa bahan dan limbah cair setiap hari.

2. Identifikasi Masalah

Inventaris Limbah

Tiga jenis limbah utama yang dihasilkan secara rutin yaitu sisa sayuran dan kulit bahan makanan, sisa nasi dan makanan matang, dan minyak goreng bekas (jelantah)

Analisis Karakteristik Limbah

Jenis Limbah

Sumber

Perkiraan Volume

Kondisi Saat Ini

Sisa sayuran & kulit

Bagian persiapan bahan dapur

9–16 kg per hari

 Dibuang ke tempat sampah

Sisa nasi & makanan

Area masak dan sisa pesanan

6–10 kg per hari

Dibuang, sebagian basi

Minyak goreng bekas

Area penggorengan

6 liter per minggu

Disimpan lalu dibuang

3. Ide Simbiosis

·       Sisa sayur → Peternak maggot → Maggot → Pakan ikan & unggas

·       Sisa nasi → Peternak bebek → Telur & daging

·       Minyak jelantah → Pengolah biodiesel → Bahan bakar

4. Manfaat Lingkungan dan Ekonomi

Manfaat lingkungan yang dapat di beri jika menjalankan symbiosis ini adalah mengurangi volume sampah organik yang masuk TPA, mencegah bau busuk dan hama dan mengurangi pencemaran air dan tanah Selain itu manfaat ekonomi yang juga dapat di peroleh yaitu katering bisa menjual limbah (jelantah dan sisa makanan), mengurangi biaya pengangkutan sampah, dan peternak mendapatkan bahan pakan murah

Kesimpulan

Limbah pada katering makanan tersebut belum terolah dan menumpuk, namun melalui simbiosis industri limbah tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai pakan, kompos, dan energi sehingga mengurangi pencemaran dan memberi nilai ekonomi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS TERSTRUKTUR-01

TUGAS MANDIRI-04

Tugas Terstruktur 06