Tugas Terstruktur 10
A05 – RIZKI JUNI FERARO
LAPORAN KEBERLANJUTAN
PT INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK
A. A. Profil Perusahaan dan Latar Belakang
1.
Nama dan Sektor Industri:
PT
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) adalah perusahaan
publik yang bergerak di sektor industri jamu, herbal, suplemen kesehatan, dan
farmasi konsumen. Perusahaan ini merupakan salah satu pelopor modernisasi
industri jamu di Indonesia dengan mengombinasikan kearifan lokal berbasis
tanaman obat dengan teknologi produksi modern. Sebagai perusahaan yang sangat
bergantung pada bahan baku alam, Sido Muncul memiliki kepentingan strategis
untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial guna memastikan
keberlangsungan bisnis jangka panjang.
2.
Produk atau Layanan Utama:
Produk
utama Sido Muncul meliputi jamu tradisional, minuman kesehatan, vitamin,
suplemen, serta produk farmasi konsumen. Produk-produk tersebut dipasarkan
secara luas di Indonesia dan diekspor ke berbagai negara. Dalam beberapa tahun
terakhir, perusahaan juga aktif melakukan inovasi produk untuk menjawab
kebutuhan konsumen modern terhadap produk kesehatan yang aman, alami, dan
berkelanjutan.
3.
Motivasi Adopsi Produksi Berkelanjutan
Motivasi
utama Sido Muncul dalam mengadopsi produksi berkelanjutan meliputi.
·
Kepatuhan terhadap regulasi dan standar
pelaporan keberlanjutan, termasuk penerapan standar Global Reporting Initiative
(GRI).
·
Menjaga reputasi merek dan kepercayaan
konsumen, mengingat produk perusahaan berkaitan langsung dengan kesehatan Masyarakat.Keberlanjutan
pasokan bahan baku herbal, yang sangat bergantung pada kelestarian lingkungan.
· Tekanan
dan ekspektasi pemangku kepentingan, termasuk investor dan masyarakat, terhadap
praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Motivasi
tersebut mendorong Sido Muncul untuk mengintegrasikan keberlanjutan sebagai
bagian dari strategi inti perusahaan.
B. Strategi Keberlanjutan yang Digunakan
Kebijakan
Keberlanjutan Terintegrasi “Sido Selaras”: Sido Muncul menerapkan kebijakan
keberlanjutan terintegrasi yang dikenal sebagai “Sido Selaras”, yaitu
pendekatan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan
kesejahteraan sosial. Kebijakan ini menjadi pedoman operasional perusahaan
dalam pengambilan keputusan bisnis, pengelolaan sumber daya, serta hubungan
dengan pemasok dan masyarakat. Pendekatan ini sejalan dengan konsep Sustainable
Consumption and Production (SCP) karena mendorong efisiensi penggunaan sumber
daya, pengurangan dampak lingkungan, serta penciptaan nilai ekonomi dan sosial
secara berkelanjutan.
Efisiensi
Energi dan Pengurangan Emisi Karbon: Strategi inti lainnya adalah pengurangan
emisi gas rumah kaca dan peningkatan efisiensi energi. Sido Muncul melaporkan
keberhasilan menurunkan emisi karbon secara signifikan dibandingkan tahun-tahun
sebelumnya melalui optimalisasi proses produksi dan penggunaan energi yang
lebih efisien. Langkah ini menunjukkan penerapan prinsip produksi bersih
(cleaner production) yang merupakan bagian penting dari SCP, yaitu menghasilkan
produk dengan dampak lingkungan seminimal mungkin tanpa mengurangi kualitas dan
produktivitas.
Pendekatan
Zero Waste dan Ekonomi Sirkular: Sido Muncul juga mengadopsi pendekatan zero
waste, di mana limbah produksi herbal dimanfaatkan kembali menjadi produk
bernilai tambah, seperti minyak esensial. Pendekatan ini mencerminkan prinsip
ekonomi sirkular, di mana limbah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan
sebagai sumber daya.
C. Indikator Keberlanjutan (Triple Bottom Line)
1.
Indikator Lingkungan (Planet)
Pada
dimensi lingkungan, Sido Muncul menunjukkan kinerja positif melalui:
· Pengurangan
emisi gas rumah kaca, yang menunjukkan kontribusi perusahaan terhadap mitigasi
perubahan iklim.
· Pengelolaan
limbah berbasis zero waste, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan.
· Pemanfaatan
bahan baku lokal, yang membantu menurunkan jejak karbon dari aktivitas
transportasi dan distribusi.
Meskipun
beberapa indikator masih disajikan secara kualitatif, tren perbaikan lingkungan
menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kelestarian alam.
2.
Indikator Ekonomi (Profit)
Dari
sisi ekonomi, strategi keberlanjutan tidak menghambat kinerja keuangan
perusahaan. Shelpiknya, Sido Muncul tetap mencatat pertumbuhan pendapatan dan
laba bersih yang stabil. Efisiensi energi, pengurangan limbah, dan inovasi
produk memberikan dampak positif berupa penghematan biaya operasional serta
peningkatan daya saing pasar. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan dapat
menjadi sumber nilai ekonomi, bukan sekadar biaya tambahan.
3.
Indikator Sosial (People)
Pada
dimensi sosial, Sido Muncul menjalankan berbagai program CSR dan keterlibatan
komunitas, terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program tersebut
mencakup dukungan kesehatan masyarakat, kegiatan sosial, serta kontribusi
terhadap pengembangan ekonomi lokal. Selain itu, perusahaan juga memberikan
perhatian terhadap kesejahteraan karyawan melalui penyediaan lingkungan kerja
yang aman dan kesempatan pengembangan sumber daya manusia.
D. Dampak dan Evaluasi Hasil
1.
Dampak Positif
Implementasi
strategi keberlanjutan Sido Muncul memberikan dampak positif yang signifikan,
antara lain:
· Lingkungan:
penurunan emisi dan pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab.
· Ekonomi:
kinerja keuangan yang stabil dan berkelanjutan.
· Sosial:
peningkatan kontribusi terhadap masyarakat dan penguatan hubungan dengan
pemangku kepentingan.
Dampak
ini menunjukkan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian integral dari strategi
bisnis perusahaan.
2.
Tantangan
Tantangan
utama yang dihadapi Sido Muncul adalah menjaga konsistensi penerapan
keberlanjutan di seluruh rantai pasok, khususnya pemasok bahan baku herbal.
Selain itu, perusahaan masih perlu meningkatkan transparansi dan detail data
kuantitatif, seperti intensitas emisi dan penggunaan air per unit produk.
3.
Evaluasi Kritis
Berdasarkan
analisis, dapat disimpulkan bahwa PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk
telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan, khususnya pada
aspek lingkungan dan ekonomi. Strategi yang diterapkan telah selaras dengan
prinsip Sustainable Consumption and Production (SCP). Namun, untuk mencapai
keberlanjutan yang lebih komprehensif, perusahaan perlu memperkuat pelaporan
kuantitatif dan pengelolaan rantai pasok secara berkelanjutan.
Daftar Pustaka
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido
Muncul Tbk. (2024). Sustainability report 2023.
https://investor.sidomuncul.co.id/misc/sr/SR-2023.pdf
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido
Muncul Tbk. (2024). Annual report 2023.
https://investor.sidomuncul.co.id/misc/ar/AR-2023.pdf
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido
Muncul Tbk. (n.d.). Sustainability policy (Sido Selaras).
https://www.sidomuncul.co.id/en/sustainability_policy.html
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido
Muncul Tbk. (n.d.). Company profile.
https://www.sidomuncul.co.id/en/company_profile.html
VOI.id. (2024, April 22). Sido
Muncul berhasil menurunkan emisi karbon hingga 89 persen.
https://voi.id/en/economy/477536
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem
Informasi. (2024). Analisis pengungkapan keberlanjutan PT Industri Jamu dan
Farmasi Sido Muncul Tbk berdasarkan GRI standards.
https://reaksi.ub.ac.id/index.php/reaksi/article/view/409
Kumparan Bisnis. (2025, February 6). Sido
Muncul borong penghargaan ESG dan sustainability.
https://kumparan.com/kumparanbisnis
.jpg)

Komentar
Posting Komentar