Tugas Terstruktur 14 - Pemetaan Jaringan Simbiosis Industri (Eco-Industrial Network Map)
LAPORAN PERANCANGAN KAWASAN INDUSTRI EKOLOGIS (ECO-INDUSTRIAL PARK)
A05-Rizki
Juni Feraro
Bagian
I: Deskripsi Aktor Industri
1.
Pembangkit Listrik Energi Hijau
Input:
Batubara, biomassa (limbah serat kertas), air, dan udara
Output:
Listrik, uap panas (steam), dan panas buang (waste heat)
Limbah:
Abu terbang (fly ash), gas buang (CO₂, NOx) dan air limbah pendingin
2.
Pabrik Kertas “Berseri Paper”
Input:
Kayu dan pulp, air, Listrik, dan uap panas dari pembangkit
Output:
Kertas dan kardus kemasan
Limbah:
Air limbah mengandung serat selulosa, lumpur serat kertas, dan panas buang dari
proses pengeringan
3.
Pabrik Gula “Manis Jaya”
Input:
Tebu, air, Listrik, dan uap panas
Output:
Gula kristal, molase
Limbah:
Bagasse (ampas tebu), air limbah organic, dan panas buang
4.
Pabrik Pupuk “Subur Agro”
Input:
Bahan kimia pupuk (N, P, K), bagasse dari pabrik gula, air, dan listrik
Output:
Pupuk NPK, pupuk organik
Limbah:
Air limbah proses kimia, sisa bahan padat, dan panas buang
Bagian
II: Eco-Industrial Network Map (Visualisasi)
· Aliran
Energi (Merah)
Pembangkit Listrik menyalurkan
uap panas dan panas buang ke Pabrik Kertas dan Pabrik Gula untuk proses
pengeringan dan pemasakan, sehingga mengurangi kebutuhan boiler dan konsumsi
bahan bakar masing-masing pabrik.
· Aliran
Material (Hijau)
Pabrik Gula mengirimkan bagasse
(ampas tebu) dan Pabrik Kertas mengirim lumpur serat ke Pabrik Pupuk serta
Pembangkit Listrik untuk dijadikan bahan baku pupuk organik dan bahan bakar
biomassa.
· Aliran
Air (Biru)
Air limbah dari Pabrik Kertas dan
Pabrik Gula diolah di instalasi pengolahan kawasan, kemudian digunakan kembali
oleh Pembangkit Listrik dan Pabrik Pupuk sebagai air pendingin dan air proses.
Bagian
III: Tabel Sinergi
|
Dari
(Pemasok Limbah) |
Menuju
(Penerima) |
Jenis
Sumber Daya |
Manfaat
bagi Penerima |
|
Pembangkit
Listrik Energi Hijau |
Pabrik
Kertas Berseri Paper |
Uap
panas (steam) & panas buang |
Mengurangi
penggunaan boiler dan konsumsi bahan bakar |
|
Pembangkit
Listrik Energi Hijau |
Pabrik
Gula Manis Jaya |
Panas
buang |
Menghemat
energi pemasakan dan ekstraksi gula |
|
Pabrik
Kertas Berseri Paper |
Pabrik
Pupuk Subur Agro |
Lumpur
serat kertas |
Bahan
organik untuk campuran pupuk |
|
Pabrik
Gula Manis Jaya |
Pabrik
Pupuk Subur Agro |
Bagasse
(ampas tebu) |
Bahan
baku pupuk organik |
|
Pabrik
Kertas Berseri Paper |
Pembangkit
Listrik Energi Hijau |
Limbah
serat kertas |
Bahan
bakar biomassa pengganti batubara |
|
Instalasi
Pengolahan Limbah Kawasan |
Pembangkit
Listrik Energi Hijau |
Air
limbah terolah |
Air
pendingin mesin |
|
Instalasi
Pengolahan Limbah Kawasan |
Pabrik
Pupuk Subur Agro |
Air
limbah terolah |
Air
proses dan pencucian |
|
Pabrik
Pupuk Subur Agro |
Pabrik
Gula Manis Jaya |
Air
limbah terolah |
Pendinginan
mesin dan irigasi tebu |
Bagian
IV – Analisis Dampak
Penerapan
jaringan Eco-Industrial Park ini dapat mengurangi pembuangan limbah ke
lingkungan hingga sekitar 30–40% karena limbah padat seperti bagasse dan lumpur
serat, air limbah, serta panas buang tidak lagi dibuang, tetapi dimanfaatkan
kembali oleh industri lain. Pemanfaatan uap panas dan biomassa dari limbah juga
mampu menurunkan konsumsi bahan bakar fosil, sehingga emisi karbon dan biaya
energi menjadi lebih rendah. Selain itu, penggunaan ulang air limbah yang telah
diolah membantu mengurangi pengambilan air bersih dari lingkungan. Tantangan
utama dari sistem ini adalah menjaga stabilitas kualitas air dan suhu panas
selama distribusi antar pabrik agar proses produksi tetap efisien dan aman.
Kesimpulan
Eco-Industrial
Park yang dirancang menunjukkan bahwa pertukaran energi, air, dan material
antar industri mampu menurunkan limbah, emisi, dan biaya produksi sekaligus
meningkatkan efisiensi sumber daya serta keberlanjutan kawasan industri.
Referensi
Chertow, M. R. (2000). Industrial symbiosis: Literature and
taxonomy. Annual Review of Energy and the Environment, 25(1), 313–337.
Erkman, S. (1997). Industrial ecology: An historical view.
Journal of Cleaner Production, 5(1–2), 1–10.
Komentar
Posting Komentar